Rabu, 16 November 2016

MANFAAT BUAH SEMANGKA

Definisi Buah Semangka

Buah semangka adalah salah satu jenis buah yang bisa kita temukan mudah di Indonesia. Buah ini bisa ditemukan sepanjang musim, namun biasanya akan sangat manis saat musim kemarau. Varietas asli buah semangka memiliki warna merah dan biji kecil pada bagian dalam dagingnya. Semangka mengandung air dan memiliki rasa yang sangat manis. Sekarang semangka memiliki beberapa jenis seperti semangka tanpa biji, semangka kuning dan lain-lain. Buah semangka bisa dimakan secara langsung atau juga bisa di buat menjadi jus semangka.

Menurut wikipedia bahasa Indonesia buah semangka atau tembikai (Cirtullus lanatus, suku ketimun-timunan atau Cucurbitaceae) adalah tanaman merambat yang berasal dari daerah setengah gurun di Afrika bagian selatan. Tanaman ini masih sekerabat dengan labu-labuan (Cucurbitaceae), melon (Cucumis melo) dan ketimun (Cucumis sativus). semangka biasa dipanen buahnya untuk dimakan segar atau dibuat jus. Biji semangka yang dikeringkan dan di sangrai juga dapat dimakan isinya (kotiledon) sebagai kuaci.

Kandungan Giri Buah Semangka

Buah semangka memiliki kandungan gizi yang banyak seperti mineral, vitamin, dan zat antioksidan. Berikut ini kandungan gizi yang terdapat pada buah semangka per 100 gram sajian :
  • Kalium 319 mg
  • Fosfor 31 mg
  • Magnesium 30 mg
  • Kalsium 19 mg
  • Sodium 2,9 mg
  • Zat Besi 0,98 mg
  • Selenium 1,2 mcg
  •  Mangan 0,112 mg
  • Tembaga 0,15 mg
  • Seng 0,32 mg
  • Vitamin A 1630 IU
  • Tiamin 0,092 mg
  • Riboflavin 0,09 mg
  • Niasin 0,521 mg
  • Folat 9 mcg
  • Asam Pantotenat 0,654 mg
  • Vitamin B6 0,123 mg
  • Vitamin C 23,4 mg
  • Vitamin E 0,15 mg
  • Vitamin K 0,4 mcg
  • Protein 1,74 g
  • Serat 1,9 g
  • Kalori 85 Kalori
Manfaat Buah Semangka

Semangka menjadi buah yang banyak mengandung sumber nutrisi lengkap. Berikut ini kami paparkan manfaat buah semangka bagi kesehatan kita :

1. Membantu menghindari penuaan dini

Nutrisi yang terkandung pada buah semangka seperti likopen, vitamin A dan vitamin C, mampu menangkal radikal bebas yang menyerang kulit. Paparan sinar matahari langsung pada kulit, menimbulkan garis-garis halus. Zat antioksidan pada semangka membantu timbunan radikal bebas pada tubuh. konsumsilah buah semangka dengan teratur, untuk mencegah tanda-tanda penuaan dini pada kulit indah anda.

2. Menjaga kelembaban kulit

Jenis kulit anda kulit kering? Buah semangka dapat dijadikan asupan buah terbaik, karena kadar air yang melimpah pada buah yang satu ini. Selain bisa menjaga kelembaban pada kulit, mengkonsumsi buah semangka juga bisa menghindarkan kita dari dehidrasi.

3. Mencegah peradangan

Peradangan yang terjadi pada organ tubuh bisa menyebabkan penyakit yang sangat berbahaya. Kandungan senyawa kolin yang ditemukan dalam semangka memiliki fungsi yang sangat penting untuk menjaga keseimbangan otot tubuh, membantu tubuh untuk menciptakan efek santai, dan memperbaiki ingatan otak. senyawa kolin dalam buah semangka ini, juga memiliki peran untuk menyeimbangkan kesehatan sel tubuh, membantu mengirim sinyal syarat otak dan motorik serta membantu proses penyerapan lemak dalam tubuh.

4. Mengobati sariawan

Sariawan merupakan benjolan kecil yang terdapat pada lidah ataupun bibir akibat tubuh kekurangan asupan vitamin C yang cukup, serta kehilangan banyak cairan. Untuk itu buah semangka bisa anda jadikan solusi untuk mengobati sariawan dengan cara memakannya langsung ataupun membuatnya menjadi jus. Kandungan vitamin C dan air yang terkandung dalam buah semangka mampu membantu proses penyembuhan luka sariawan dengan membunuh bakteri di mulut serta mengatasi masalah bibir kering.

5. Mencegah penyakit diabetes

Seperti yang kita ketahui semangka adalah salah satu buah yang sangat kaya akan air. Hal tersebut dapat dimanfaatkan bagi para penderita diabetes karena dengan begitu semangka dapat memberi rasa kenyang di tambah lagi semangka termasuk makanan rendah gula dan kalori.

6. Mencegah penyakit kanker

Untuk mencegah penyakit kanker pada tubuh, maka kita diharuskan mengkonsumsi makanan mengandung zat yang dapat memacu pertumbuhan, dan memperbaiki jaringan yang rusak. Di antara zat-zat yang dapat memperbaiki jaringan tubuh yang rusak adalah zat lypocene yang dapat kita temukan pada buah semangka.

7. Mencegah asma

Manfaat buah semangka adalah buah ajaib untuk mencegah penyakit asma. Buah ini tidak menyembuhkan penyakit asma tetapi hanya mencegah untuk tahap gejala atau penyakit pernafasan yang bisa menjadi asma. Kandungan vitamin C yang tinggi dalam buah semangka secara efektif mampu meningkatkan kekebalan tubuh sehingga mencegah gangguan pernafasan.

8. Menurunkan tekanan darah

Semangka ternyata juga sangat efektif untuk menurunkan tekanan darah. Orang yang memiliki penyakit hypertensi atau tekanan darah tinggi disarankan untuk rutin mengkonsumsi buah semangka. Semangka memiliki efek yang sangat baik pada pembuluh darah dan mengatasi tekanan yang terlalu berat pada pembuluh darah di jantung. Hal inilah yang membuat buah semangka buah yang menyegarkan bagi penderita hypertensi.

9. Memelihara kesehatan ginjal

Kalium yang terkandung dalam buah semangka dapat membersihkan zat-zat racun pada ginjal, sehingga membantu kerja ginjal. Buah semangka juga mengurangi kadar asam urat yang menekan resiko pembentukan batu ginjal.

10. Menjaga kesehatan mata

Buah semangka memiliki manfaat yang sangat baik sekali bagi kesehatan mata, ini dikarenakan buah semangka memiliki kandungan vitamin A yang sangat banyak sekali sehingga bisa membantu menjaga kesehatan mata dari penyakit rabun, baik rabun dekat maupun rabun jauh.

11. Mengatasi sembelit

Semangka adalah buah yang mengandung serat dan air yang sangat tinggi. Serat yang terkandung dalam buah semangka mampu mengatasi masalah sembelit terutama karena kekurangan serat larut dalam usus. Serat yang terdapat dalam buah semangka bisa membentuk gel alami pada usus besar sehingga melancarkan penyerapan nutrisi dan melancarkan buang air besar.

12. Sumber kolagen alami

Kolagen adalah senyawa yang dibutuhkan oleh tubuh untuk menjaga elastisitas kulit. Manfaat semangka untuk kulit mengandung vitamin C yang sangat tinggi. Vitamin C adalah jenis vitamin yang membantu tubuh dalam menyerap kolagen sehingga membuat kulit menjadi lebih lembut. Selain itu buah semangka yang memiliki kandungan air yang tinggi akan memenuhi kebutuhan air untuk memelihara sel kulit.

Itulah info seputar manfaat buah semangka bagi kesehatan tubuh kita. Baca juga 15 Manfaat Buah Salak. Semoga bermanfaat, jangan lupa Subscribe ya!!! Terima kasih.

Senin, 14 November 2016

MENGENAL EQ (KECERDASAN EMOSIONAL)


Dalam kehidupan ini, baik di keluarga, masyarakat, maupun di sekolah, masih jarang yang membelajarkan kepada anak mengenai kecerdasan emosi. Padahal dengan mempelajari dan menguasai hal tersebut setiap orang mampu mengalirkan sikap integritas, komitmen, visi, serta kemandirian yang sangat dibutuhkan manusia dalam mengarungi hidupnya yang penuh dengan tantangan. Fenomena semakin maraknya para pejabat negara yang melakukan tindak pidana korupsi, masyarakat yang membalak hutan sampai gundul, aparat kepolisian yang terlibat kasus, aparat kejaksaan yang memperjualbelikan hukum, remaja yang berperilaku amoral, siswa yang membentuk geng, dan berbagai fenomena negatif yang terjadi di bumi ini, seharusnya memberikan isyarat kepada semua pihak bahwa ada yang salah dengan sistem hidup manusia semisal di Indonesia ini.

Lebih jauh, hal ini mengisyaratkan bahwa pendidikan sebagai alat untuk menjadikan yang utuh (jasmani, rohani, sosial, dan budaya) masih jauh dari tujuan yang diharapkan. Kondisi ini dapat diidentifikasi dari sistem pendidikan di Indonesia yang terlalu menekankan pentingnya nilai akademik atau fokus pada kecerdasan otak (IQ) saja dengan mengenyampingkan kecerdasan emosi (EQ). Mulai dari taman kanak-kanak, sekolah dasar sampai perguruan tinggi, kita masih jarang menemukan praktik-praktik pendidikan yang kental dengan pengasahan kecerdasan emosi. Bahkan, banyak guru yang mengandalkan kemampuan berlogikanya dengan mengabaikan suara hatinya. Fenomena ini dapat kita lihat dari munculnya tim sukses sekolah dalam menghadapi ujian nasional yang membekali siswa dengan jawaban, bukan dengan persiapan pengetahuan anak yang memadai untuk dapat lulus ujian. Mengapa demikian? Karena suara hatinya telah mati sehingga yang menjadi orientasi adalah bagaimana  anak lulus walau apa pun yang terjadi. Suara hatilah yang terpenting karena di situlah pusatnya informasi yang benar dan merupakan dasar dari kecerdasan emosi (EQ). Kalau begitu apa sebenarnya EQ itu?

1. Pengertian Emosi

"Emosi" berasal dari bahasa latin yaitu emovere yang berarti bergerak menjauh. Arti kata ini menyiratkan bahwa kecenderungan untuk bertindak merupakan hal mutlak dalam emosi. Menurut Daniel Goleman (2002:411) emosi merujuk pada suatu perasaan dan pikiran yang khas, suatu keadaan biologis dan psikologis dan serangkaian kecenderungan untuk bertindak. Emosi pada dasarnya adalah dorongan untuk bertindak. Biasanya emosi merupakan reaksi terhadap rangsangan dari luar dan dalam diri individu. Sebagai contoh, emosi gembira mendorong perubahan suasana hati seseorang sehingga secara fisiologi terlihat tertawa: sebaliknya emosi sedih mendorong seseorang berperilaku menangis.

Emosi berkaitan dengna perubahan fisiologis dan berbagai pikiran. Jadi, emosi merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan manusia karena emosi merupakan motivator perilaku dalam arti meningkatkan, tapi juga dapat mengganggu perilaku intensional manusia, dalam buku Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spiritual oleh Ary Ginanjar Agustian.

Beberapa tokoh mengemukakan tentang macam-macam emosi, antara lain Descartes. Menurut Descartes, dalam buku ESQ Ary Ginanjar Agustian (2005), emosi terbagi atas desire (hasrat), hate (benci), sorrow (sedih/duka), wonder (heran), love (cinta), dan joy (kegembiraan). Sedangkan J.B. Watson (2004) mengemukakan tiga macam emosi, yaitu fear (ketakutan), rage (kemarahan), dan love (cinta). Daniel Goleman (2002:411) mengemukakan beberapa macam emosi yang tidak berbeda jauh dengan kedua tokoh di atas, yaitu sebagai berikut.

a. Amarah: beringas, mengamuk, benci, jengkel, kesal hati;
b. Kesedihan: pedih, sedih, muram, suram, melankolis, mengasihi diri, putus asa;
c. Rasa takut: cemas, gugup khawatir, was was, perasaan takut sekali, waspada, tidak tenang, ngeri;
d. Kenikmatan: bahagia, gembira, riang, puas, riang, senang terhibur, bangga;
e. Cerita: penerimaan, persahabatan, kepercayaan, kebaikan hati, rasa dekat, bakti, hormat, kemesraan, kasih;
f. Terkejut: terkesiap, terkejut;
g. Jengkel: hina, jijik, muak, mual, tidak sukar;
h. Malu: malu hati, kesal.

Mayer (Goleman, 2002:65) berpendapat bahwa orang cenderung menganut gaya khas dalam menangani dan mengatasi emosi mereke, seperti sadar diri, tenggelam dalam permasalahan, dan pasrah.

Berdasrkan uraian tersebut, dapat disimpulkan bahwa emosi adalah suatu perasaan (afek) yang mendorong individu untuk merespons atau bertingkah laku terhadap stimulus (perasaan), baik yang berasal dari dalam maupun dari luar dirinya.

2. Pengertian Kecerdasan Emosional

Istilah "kecerdasan emosional" kali pertama dilontarkan pada tahun 1990 oleh dua orang psikolog bernama Peter Salovey dari Harvard University dan John Mayer dari University of New Hampshire (Shapiro, 1998) untuk menerangkan kualitas-kualitas emosional yang tampaknya penting bagi keberhasilan seseorang. Salovey dan Mayer mendefinisikan kecerdasan emosional (EQ) sebagi berikut.

"Himpunan bagian dari kecerdasan sosial yang melibatkan kemampuan memantau persaan sosial yang melibatkan kemampuan pada orang lain, memilah-milah semuanya dan menggunakan informasi ini untuk membimbing pikiran dan tindakan." (Shapiro, 1998:8).

Keterampilan EQ bukanlah lawan keterampilan IQ atau keterampilan kognitif, melainkan keduanya berinteraksi secara dinamis, baik pada tingkatan konseptual maupun di dunia nyata. Selain itu, EQ tidak begitu dipengaruhi oleh faktor keturunan. (Shapiro, 1998:10)

Menurut Goleman (2002:512), kecerdasan emosional adalah kemampuan seseorang mengatur kehidupan emosinya dengan inteligensi (to manage our emotional life with intelligence); menjaga keselarasan emosi dan pengungkapannya (the appropriateness of emotion and its expression) melalui keterampilan kesadaran diri, pengendalian diri, motivasi diri, empati, dan keterampilan sosial.

Itulah sedikit penjelasan dari apa itu Kecerdasan Emosional (EQ), semoga bisa bermanfaat. Jangan lupa kritik dan sarannya!!! Baca juga Pengertian Pendidikan dan Hakikat Pendidikan

Sabtu, 12 November 2016

UNSUR-UNSUR INTRINSIK CERPEN

Cerpen merupakan salah satu bentuk karya sastra berupa cerita rekaan yang relatif pendek. Cerpen biasanya dikemas secara cermat dan terfokus pada satu permasalahan dalam kehidupan tokoh utamanya. Dalam dunia kesastraan Indonesia, cerpen termasuk karya sastra yang banyak digemari, di samping karya sastra lainnya. Cerita dalam sebuah cerpen biasanya terfokus kepada permasalahan yang dialami oleh tokoh utamanya. Cerita pendek atau cerpen merupakan karya sastra berupa cerita rekaan.

Dalam penulisan cerita pendek, kita harus memperhatikan unsur intrinsik dan ekstrinsik yang tekandung di dalamnya. Pada pembahasan kali ini, Anda akan diajak membahas unsur intrinsik cerpen. Unsur-unsur intrinsik cerpen adalah sebagai berikut:
  • Tema. Adalah inti atau ide yang mendasari sebuah cerita. Dari ide dasar itulah kemudian dikembangkan sedemikian rupa hingga menjadi cerita menarik. Tema yang diangkat pada suatu cerita, idenya berasal dari kehidupan manusia sehari-hari. Bagi penulis, tema merupakan titik tolak untuk merangkai sebuah cerita. Artinya, sebelum membuat cerita, penulis harus menentukan temanya terlebih dahulu. Sedangkan bagi pembaca, tema dapat diperoleh setelah membaca ceritanya secara keseluruhan.
  • Alur. Merupakan pola pengembangan cerita yang terbentuk dari hubungan sebab-akibat. Pola pengembangan pada setiap cerita tidaklah sama, bergantung dari keinginan penulis untuk menyajikannya. Ada jalan cerita yang kadang-kadang berbelit-belit dan penuh kejutan, ada pula yang sederhana. Pada umumnya alur suatu cerita terbagi dalam beberapa bagian berikut : 1). Pengenalan situasi; 2). Pengungkapan peristiwa; 3). Mulai muncul konflik (awal konflik); 4). Puncak konflik, dan 5). Penyelesaian
  • Latar. Latar terdiri dari tempat, dan waktu, yang terdapat dalam sebuah cerita. Pemilihan latar didasarkan atas kepentingan tema, alur, dan penokohan cerita.
  • Penokohan. Adalah gambaran penulis untuk menjelaskan karakteristik atau sifat-sifat tokoh yang dikembangkan dalam cerita.
  • Sudut Pandang. Adalah kedudukan pengarang dalam menyampaikan cerita. Sudut pandang dapat ditinjau sebagai berikut : a). Berperan langsung sebagai tokoh utama, yaitu dapat dilihat keterlibatan "aku" dalam setiap peristiwa cerita. b). Berperan sebagai orang ketiga, yaitu menggunakan sudut pandang sebagai orang ketiga. Biasanya penulis menggunakan nama orang, ia atau dia.
  • Amanat. Adalah pesan moral yang disampaikan penulis melalui karyanya. Amanat dapat kita peroleh setelah kita membaca isi cerita secara keseluruhan.
  • Gaya Bahasa. Menarik atau tidaknya suatu cerita bergantung dari gaya bahasa yang digunakan oleh penulis. Penulis harus dapat menggunakan dan mengolah bahasa dengan baik.
Itulah unsur-unsur intrinsik yang terdapat pada cerpen. Semoga bisa bermanfaat. Baca juga Pengertian dan Fungsi Sumber Belajar.

Kamis, 10 November 2016

15 MANFAAT BUAH SALAK

Dalam bahasa latin, salak disebut sallaka edulis, sedangkan di Amerika dan Eropa buah ini disebut snake fruit karena bentuk kulit yang menyerupai sisik ular. Menurut beberapa survei, salak yang tumbuh hanya di daerah tropis memang tidak setenar apel, jeruk, atau pisang karena masih banyak yang belum tahu manfaat yang terkandung pada buah salak untuk kesehatan tubuh. Berikut adalah 15 manfaat buah salak yang sangat bermanfaat bagi kesehatan :


1. Manfaat Buah Salak Untuk Obat Diare 

Ini adalah khasiat salak yang sangat terkenal dan sering dicobakan di rumah. Kandungan serat yang cukup tinggi pada salak dapat mengobati diare. 

2. Khasiat Buah Salak Untuk Kesehatan Mata

Kandungan betakaroten pada salak dapat menjaga kesehatan mata anda. Bahkan kandungannya sampai 5,5 kali lebih besar dari buah mangga dan 5 kali lebih besar dari semangka.

3. Manfaat Buah Salak Untuk Diet

Kandungan fitonutrien pada buah salak sangat bermanfaat untuk anda yang sedang menjalankan program diet. Selain itu terdapat 2mg Vitamin C pada salak.

4. Manfaat Buah Salak untuk Mencegah Kanker

Satu lagi manfaat buah salak yang sangat luar biasa yaitu mampu mencegah kanker. Hal ini dikarenakan kandungan yang ada pada kulit ari buah salak, jadi kalau mengkonsumsi salak, jangan dibuang kulit arinya.

5. Manfaat Buah Salak untuk Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Buah salak juga bermanfaat untuk meningkatkan imunitas tubuh kita. Kandungan vitamin C pada salak meningkatkan kekebalan tubuh terhadap virus penyakit. 

6. Manfaat Buah Salak untuk Pencernaan


Selama ini yang kita ketahui bahwa jika terlalu banyak mengkonsumsi salak dapat mengakibatkan konstipasi atau susah BAB. Nah, ternyata kulit ari buah salak mengandung serat yang cukup tinggi, jadi kalau makan salak kulit arinya jangan dibuang karena kulit ari buah salak bermanfaat untuk melancarkan dan menyehatkan pencernaan kita.

7. Manfaat Buah Salak untuk Meningkatkan Kecerdasan Otak


Berdasarkan hasil peneilitian, buah salak mampu meningkatkan kinerja otak dengan membawa kandungan pottasium dan pektin, yang dapat menutrisi beberapa syaraf serta mampu memperlancar dan mengendalikan peredaran darah menuju otak 

8. Manfaat Buah Salak untuk Menjaga Stamina


Kalsium yang terdapat pada buah salak juga bermanfaat untuk menjaga stamina tubuh kita


9. Manfaat Buah Salak untuk Ibu Hamil


Buah salak juga baik dikonsumsi oleh ibu hamil, terutama ibu hamil muda yang mengalami morning sickness. Rasa mual yang sering kali dapat diatasi dangan mengkonsumsi salak. Namun jangan pula berlebihan memakannya, harus pula diseimbangi dengan makanan yang kaya protein seperti kacang-kacangan. 

10.Manfaat Buah Salak sebagai Agen Antioksidan


Kita tentu tahu bahwa zat antioksidan sangat bermanfaat untuk tubuh kita, antioksidan bermanfaat untuk mencegah berabgai penyakit dan radikal bebas. Selain itu senyawa alami yang ditemukan dalam salak juga berkhasiat untuk mengatasi resiko penyakit jantung dan kanker pada janin maupun ibu hamil.

11. Manfaat Buah Salak untuk Mengatasi Anemia


Buah salak juga bermanfaat untuk mengatasi anemia, hal ini dikarenakan kandungan tiamin dan manfaat zat besi yang sangat baik untuk membantu kesehatan ibu hamil. Zat besi menjadi salah satu pemeran penting dalam memproduksi sel darah merah. Ibu hamil membutuhkan sel darah merah yang lebih tinggi karena digunakan untuk menyumbang oksigen lewat plasenta pada janin. Kekurangan oksigen akan sangat berbahaya pada nyawa janin dan ibu hamil. 

12. Manfaat Buah Salak untuk Mengatasi Gangguan Asam Lambung


Buah salak juga bermanfaat untuk mengatasi gangguan asam lambung, untuk mengatasi hal ini maka ibu hamil bisa makan buah salak. Salak akan mengurangi rasa mual dan membuat pencernaan menjadi normal lagi. 

13. Manfaat Buah Salak untuk Menjaga Kesehatan Jantung


Kandungan kalium pada buah salak bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung. Asupan salak bisa mencukupi jumlah kalium yang dibutuhkan oleh tubuh. 

14. Manfaat Buah Salak untuk Tulang


Buah salak juga mengandung kalsium yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang, khusus untuk ibu hamil, salak bermanfaat untuk membentuk jaringan kerangka tulang pada janin. Selain itu, kalsium juga dibutuhkan oleh ibu hamil untuk mempersiapkan tubuh dalam kelahiran. Manfaat salak untuk ibu hamil mengandung kalsium yang membantu menyumbang kecukupan kalsium harian. Selain itu, buah salak juga penting untuk membantu ibu hamil agar memiliki stamina yang sehat dan kuat. 

15. Membantu Sistem Memori pada Janin


Manfaat buah salak yang terakhir adalauntuk membentuk kecerdasan dan mempertahankan memori dalam otak. Kandungan pektin dalam buah salak ternyata juga sangat efektif untuk membangun sistem kecerdasan pada janin. Hal ini dikarenakan kandungan pektin pada buah salak.

Itulah 15 manfaat dari buah salak belum banyak diketahui orang. Semoga bisa bermanfaat, jangan lupa di share ya!!!

Rabu, 09 November 2016

PENGERTIAN DAN FUNGSI SUMBER BELAJAR

Pengertian Sumber Belajar


Berdasarkan paparan yang dikemukakan Association for Education and Communication Technology (AECT), sumber belajar adalah segala sesuatu yang mendukung terjadinya proses belajar, termasuk sistem pelayanan, bahan pembelajaran, dan lingkungan. Sumber belajar tidak hanya terbatas pada bahan dan alat, tetapi juga mencakup tenaga, biaya, dan fasilitas. Dalam kegiatan belajar, sumber belajar dapat digunakan, baik secara terpisah maupun terkombinasi, sehingga mempermudah anak didik dalam mencapai tujuan belajar atau kompetensi yang harus dicapainya.

 Fungsi Sumber Belajar

Sumber belajar memiliki fungsi yang sangat penting dalam kegiatan pembelajaran. Kalau media pembelajaran lebih sekedar sebagai media untuk menyampaikan pesan, sedangkan sumber belajar tidak hanya memiliki fungsi tersebut tetapi juga termasuk strategi, metode, dan tekniknya. Sumber belajar memiliki fungsi sebagai berikut :
  • Meningkatkan produktivitas pembelajaran, dengan jalan : 1) Mempercepat laju belajar dan membantu guru untuk menggunakan waktu secara lebih baik. 2) mengurangi beban guru dalam menyajikan informasi, sehingga dapat lebih banyak membina dan mengembangkan gairah belajar siswa.
  • Memberikan kemungkinan pembelajaran yang sifatnya lebih individual, dengan jalan : 1) Mengurangi kontrol guru yang kaku dan tradisional. 2) Memberikan kesempatan bagi siswa untuk berkembang sesuai dengan kemampuannya.
  • Memberikan dasar yang lebih ilmiah terhadap pembelajaran, dengan jalan : 1) Perancang program pembelajaran yang lebih sistematis. 2) Pengembangan bahan pengajaran yang dilandasi oleh penelitian.
  • Lebih memantapkan pembelajaran, dengan jalan : 1) Meningkatkan kemampuan sumber belajar. 2) Penyajian informasi dan bahan secara lebih kongkrit.
  • Memungkinkan belajar secara seketika, yaitu : 1) Mengurangi kesenjangan antara pembelajaran yang bersifat verbal dan abstrak dengan realitas yang sifatnya kongkrit. 2) Memberikan pengetahuan yang sifatnya langsung.
  • Memungkinkan penyajian pembelajaran yang lebih luas, yaitu : Penyajian informasi yang mampu menembus batas geografis.